Hujan deras selama sepekan menghancurkan lahan seluas kira-kira setara dengan 40 ribu lapangan sepak bola, menurut data dari Kementerian Pertanian, Pangan, dan Urusan Pedesaan Korea Selatan.
Provinsi Chungcheongnam-do mengalami kerusakan paling parah, dengan 16.710 hektare lahan pertanian terendam banjir – area terluas di antara semua wilayah.
Peternakan juga terkena dampak yang sangat besar, dengan sekitar 1,8 juta hewan, termasuk ayam, bebek, dan babi, mati akibat banjir.
Kementerian tersebut memperkirakan kemungkinan terjadinya kekurangan pasokan dan kenaikan harga untuk sejumlah barang pertanian, dan mengatakan akan menerapkan sejumlah langkah untuk menstabilkan pasar dan memastikan pasokan produk-produk utama.
Hujan deras yang menyebabkan banjir terus berlanjut di Korea Selatan sejak 16 Juli. Kantor berita Yonhap melaporkan bahwa 19 orang tewas, sembilan orang hilang, dan lebih dari 14 ribu orang telah dievakuasi akibat kondisi cuaca ekstrem.
Ketut Agus naik lima peringkat ke posisi No.1 dengan 9.158 poin. Ia dibuntuti atlet selancar Indonesia Dylan Wilcoxen dengan 8.592 poin, dan tiga peselancar Jepang, yakni Kei Kobayashi dengan 5.240 poin, Roi Kanazawa dengan 5.184 poin, dan Kyoshiro Suda dengan 4.304 poin.
“Pastinya saya sudah punya poin satu yang sangat besar yaitu poin 6000. Dan masih ada sisa banyak event, jadi saya harus konsisten untuk bisa mendapatkan result yang bagus untuk mempertahankan posisi saya di posisi pertama di Asia,” kata Ketut kepada ANTARA melalui panggilan telpon dari Jakarta, Selasa.
Hanya lima peringkat teratas Qualifying Series Asia yang dapat lolos ke Chllenger Series — ajang WSL dengan level lebih tinggi. Saat ini hanya Bronson Meydi atlet selancar asal Indonesia yang berkompetisi dalam Challenger Series. Sementara, Rio Waida berkompetisi di level yang lebih tinggi lagi yakni Championship Tour.
Ketut Agus terakhir kali mendapatkan gelar juara pada WSL Qualifying Series 3000 La Union International Pro 2023. Tahun lalu, ia seharusnya mengikuti Challenger Series, namun dua hari sebelum event pertama dimulai ia mengalami cedera dan harus menjalani operasi di Australia.
“Jadinya full satu tahun, tahun lalu itu saya tidak mengikuti event. Jadi saya harus mengulangi dari awal lagi,” ujar Ketut.
Setelah kembali ke skena kompetitif dengan mengikuti tiga ajang WSL QS, yakni SumatranSurfariis Hamamatsu Open QS 2000 di Jepang, QS 6000 Krui Pro dan QS 6000 Nias Open di Indonesia, Ketut menjuarai QS 6000 di Negeri Ginseng.
Pada babak final, Minggu (20/7), Ketut berkompetisi dengan tiga peselancar lain, yakni Bronson, Kobayashi dan Reef Heazlewood dari Australia. Ketut mencatatkan nilai 17,77 dari dua ombak terbaik 9,00 dan 8,77 poin untuk meraih gelar.
Menariknya ajang tersebut digelar di kolam dengan ombak buatan yang memiliki tantangan tersendiri bagi Ketut, yang biasanya melakukan selancar ombak di alam terbuka.
“Kalau untuk saya di pool ya sedikit susah karena perbandingannya itu biasanya kalau surfing itu kan di pantai dan itu juga kadar floating-nya lebih tinggi daripada pool ya. Jadi sedikit susah dan juga di sana di pool itu semua ombaknya konsisten sama,” kata Ketut.
Selanjutnya, Ketut berencana mengikuti ajang internasional Padang Padang Cup di Bali, dan selanjutnya akan mengikuti WSL QS 6000 di Jepang.
Guo menyampaikan komentar tersebut dalam jumpa pers rutin sebagai tanggapan atas pertanyaan mengenai masalah ekonomi dan perdagangan China-AS.
Adapun posisi China mengenai masalah tarif tetap konsisten dan jelas, kata Guo.
“Kami berharap AS dapat bekerja sama dengan China untuk mengimplementasikan konsensus penting yang dicapai kedua kepala negara dalam pembicaraan via telepon mereka dan memanfaatkan sepenuhnya peran mekanisme konsultasi ekonomi dan perdagangan,” ujarnya sebagaimana warta Xinhua.
Dedi saat ditemui di Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, menyebut acara pesta rakyat yang diketahuinya berlangsung pada Jumat (18/7) malam berbarengan dengan pagelaran kesenian untuk merayakan pernikahan anaknya Maula Akbar dengan Luthfianisa Putri Karlina yang merupakan Wakil Bupati Garut, dan telah disampaikan dalam akun media sosialnya.
“Acara yang kemarin itu di jadwal yang saya miliki dan di media sosial yang saya unggah itu seharusnya dilakukan malam hari. Berbarengan dengan acara kesenian, pagelaran seni dan dilakukan di lapangan,” kata Dedi selepas Rapat Paripurna DPRD Jabar, Sabtu.
Ia menambahkan, bahwa terkait jadwal itu juga sudah diungkapkan dalam unggahan video YouTube miliknya.
“Kan itu jelas tuh di YouTube saya, jelas kan hari Jumat jam 7 malam bareng acara kesenian. Ada Ceu Popon, ada Ohang, ada Kiwil. Kemudian dilakukan di lapang terbuka. Jadi yang jam 13 tuh tidak ada dalam agenda yang saya miliki,” ucap dia.
Pengakuan ini sedikit berbeda dari pernyataan dia sebelumnya, beberapa jam setelah tragedi yang merenggut tiga korban jiwa itu di salah satu Hotel di Bandung. Di mana saat itu dia mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya acara syukuran pernikahan anak menantunya, dengan makan gratis bagi warga.
Dan dia menegaskan bahwa acara yang diketahuinya hanyalah pentas seni untuk masyarakat yang dijadwalkan digelar Jumat (18/7) malam.
“Acara syukuran Maula dan Putri, secara pribadi saya tuh tidak tahu acara kegiatan itu. Artinya saya hanya memahami bahwa nanti malam itu ada acara kegiatan saya bertemu warga dalam bentuk pentas seni. Saya tidak tahu bahwa ada acara syukuran bersama warga, kemudian warga diundang makan bersama,” ujarnya di sela Sunda Karsa Fest: Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2025.
Adapun sebelum acara dan tragedi tersebut, perbincangan antara Dedi Mulyadi dan anaknya Maula Akbar tentang hiburan dan makan gratis untuk warga di pendopo Garut, diunggah di kanal YouTube pribadi Dedi yakni KDM channel.
Dalam video itu, diawali dengan Dedi yang menanyakan detail acara yang dirancang Maula. Ia menekankan bahwa masyarakat akan datang dalam jumlah besar, karena dirinya dikenal banyak warga.
“Ari ayah mah penggemarnya banyak, pasti warga ini breg (ngumpul). Warga ada hiburannya gak nanti?” tanya Dedi.
“Ada,” jawab Maula singkat.
Dedi lalu terus menggali informasi soal pelaksanaan hiburan tersebut. “Kapan?”
Selain PSK, petugas juga menjaring sebanyak 11 orang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yakni gelandangan dan pengemis.
“Total ada 16 PPKS yang kami jaring, lima diantaranya PSK,” kata Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Agus Irwanto kepada wartawan di Jakarta, Sabtu.
Agus menuturkan, razia ini digelar dalam rangka memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat dan sebagai respons aduan warga yang resah terhadap keberadaan PSK.
“Kami harapkan masyarakat juga ikut memberikan dukungan dalam menjaga ketentraman dan ketertiban di wilayah Jakarta Barat,” kata Agus.
Kepala Balai KSDA Bali Ratna Hendratmoko mengatakan mamalia dugong tersebut ditemukan sekitar pukul 07.15 Wita oleh warga yang dilaporkan oleh Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih.
Berdasarkan hasil identifikasi Tim BKSDA Resor Jembrana bersama tim dokter hewan Yayasan Jaringan Satwa Indonesia, mamalia laut jenis dugong atau duyung (dugong dugon) memiliki panjang badan 2,56 meter dan lebar 1,6 meter, berjenis kelamin betina.
Pada saat yang bersamaan juga dilakukan nekropsi untuk mengetahui penyebab satwa mati terdampar.
“Hasil nekropsi tersebut secara fisik menunjukkan adanya abnormalitas (tidak normal) pada sistem respirasi (pernafasan), berupa peradangan dan perubahan warna,” kata Hendratmoko.
Hal itu, kata dia, bisa menjadi salah satu penyebab kematian pada satwa tersebut.
Pelita Jaya yang dilatih Justin Tatum menurunkan Muhamad Arighi, Anthony Beane Jr, Agassi Goantara, Jeff Withey, dan K J McDaniels, sebagai lima pemain awal yang memulai laga.
Sedangkan Dewa United Banten yang dikomandoi juru taktik Pablo Favarel memasang Kaleb Ramot Gemilang, Jordan Adams, Hardianus Lakudu, Lester Prosper, dan Joshua Ibarra, sebagai starting five.
Pada kuarter pertama, kedua tim langsung tampil agresif atau saling menekan. Kran skor pertandingan dibuka oleh Ibarra melalui jumpshot.
Setelah itu, alur permainan sempat diambil alih tim tamu.
Terbukti, secara beruntun Ibarra, Kaleb, dan Hardianus mencetak poin, sehingga skor 10-2.
Namun, enam menit setelahnya, aliran poin tuan rumah kesulitan tersendat.
Kebuntuan itu dipecahkan oleh Beane lewat jump shot tiga menit jelang kuarter pertama tuntas, lalu ditambah Agassi lewat floating jump shot.
McDaniels juga menyumbang lewat underbasket, sehingga mempertipis skor menjadi 8-19.
Namun, Anak Dewa tak tinggal diam dan masih menguasai permainan, sekaligus menutup kuarter tersebut dengan keunggulan 24-10.
Pada kuarter kedua, tuan rumah masih belum menemukan tempo permainan yang bagus, alhasil Ibarra dan kawan-kawan masih terus mendulang angka dan membuat skor selisih 21 poin atau 14-35 pada tiga menit awal.
Setelah itu, kedua tim saling mendulang poin, yang membuat perolehan skor tetap berjarak jauh alias 43-24 untuk keunggulan skuad asuhan Favarel.
Skor kuarter kedua atau akhir babak pertama pun ditutup oleh Jaquori McLaughlin lewat jump shot.
Vietnam mendominasi pertandingan sejak babak pertama yang dibuka dengan gol dari Khuat Van Khang di menit 19, setelah tiga serangan mereka gagal membuahkan gol.
Van Khang menendang bola dari tengah kotak penalti mengarah ke pojok kiri bawah gawang Laos.
Setelah gol pertama, Vietnam terus mencoba membangun serangan dan membuat peluang, namun tidak ada gol lanjutan hingga peluit babak pertama. Sementara dari sisi Laos belum ada ancaman satu pun di paruh pertama pertandingan.
Memulai babak kedua, Laos pun belum melancarkan serangan sama sekali. Vietnam yang mencatat 80 persen penguasaan bola sepanjang laga mendominasi permainan dengan total 20 kali upaya tembakan, delapan di antaranya tepat ke arah gawang.
Sementara Laos hanya mencatat dua upaya tembakan dan hanya satu yang tepat sasaran.
Upaya serangan demi serangan pemain Vietnam di babak kedua akhirnya berbuah gol pada menit 71 lewat sundulan dari jarak dekat Nguyen Hieu Minh hasil umpan lambung Nguyen Dinh Bac, melanjutkan operan pendek sepak pojok.
Hieu Minh lantas menggandakan skor atas namanya untuk gol ketiga Vietnam pada menit 84. Hieu Minh meneruskan umpan dari Pham Minh Phuc dengan tembakan di dalam kotak penalti mengarah ke pojok kanan atas gawang.
“Rakor ini berlangsung di Ruang Rapat Gedung PLUT dan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” kata Sekretaris Dinas PMD, Ni Made Ariyani, dalam siaran pers Diskominfo Bangli, Sabtu.
Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dari semua pihak untuk mencapai target penurunan stunting sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) maupun daerah.
“Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga multidimensional yang membutuhkan pendekatan komprehensif dari berbagai sektor. Kita harus bekerja sama, bahu-membahu, untuk memastikan anak-anak kita tumbuh optimal dan bebas dari stunting,” ujar Ariyani.
Dalam rakor ini membahas berbagai strategi dan program yang akan diintensifkan, di antaranya yakni optimalisasi intervensi spesifik dan sensitif yakni fokus pada peningkatan cakupan layanan kesehatan dasar seperti imunisasi lengkap, pemberian ASI eksklusif, perbaikan gizi ibu hamil dan balita, serta penyediaan air bersih dan sanitasi layak.
Penguatan Peran Desa dengan cara mendorong desa untuk mengalokasikan dana desa secara efektif guna mendukung program pencegahan stunting, termasuk edukasi masyarakat dan pemantauan tumbuh kembang balita.
Edukasi dan Sosialisasi Berkelanjutan guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang sejak masa pra-konsepsi hingga balita, serta dampak buruk stunting terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Pemanfaatan Data Terpadu, dengan memaksimalkan penggunaan data stunting yang akurat dan terkini untuk identifikasi sasaran prioritas dan evaluasi program secara berkala.
Dengan koordinasi yang lebih intensif, Kabupaten Bangli berharap dapat mencapai target penurunan angka stunting secara signifikan dan menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas. Upaya ini sejalan dengan target nasional untuk menurunkan prevalensi stunting.
Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata Reza Pahlevi mengatakan Festival Danau Lindu memiliki pesan yang sangat kuat untuk melestarikan alam dengan kearifan untuk masa depan yang berkelanjutan.
“Tentunya ini harus terus kita jaga bersama-sama dan ini juga sama dengan prinsip-prinsip pariwisata yakni yang menjunjung tinggi nilai-nilai keberlanjutan, budaya dan upaya melestarikan lingkungan,” kata Reza pada pelaksanaan event Festival Danau Lindu di Desa Tomado, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu.
Ia mengemukakan pelaksanaan event-event menjadi salah satu strategi yang cukup efektif dalam mendorong percepatan pembangunan pariwisata.
“Jadi saya pikir Provinsi Sulteng ini khususnya Kabupaten Sigi sudah sangat tepat untuk dijadikan sebagai salah satu destinasi unggulan yakni Festival Danau Lindu,” ucapnya.
Ia menuturkan Kementerian Pariwisata akan terus mendukung agar event FDL terlaksana dengan baik dan meningkat kualitasnya di masa mendatang.
“Ke depan saya yakin semakin banyak pengunjung khususnya wisatawan mancanegara ke daerah ini,” sebutnya.
Reza mengapresiasi pemerintah Kabupaten Sigi atas komitmennya dalam membangun sektor pariwisata, salah satunya pelaksanaan event Festival Danau Lindu 2025.
“Selamat kepada Pemkab Sigi atas terpilihnya Festival Danau Lindu ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun 2025,” katanya.
Kharisma Event Nusantara adalah salah satu program unggulan Kementerian Pariwisata yaitu menyeleksi dan mengkurasi event-event terbaik di seluruh Indonesia.
“Biasanya kami menerima hampir 400 usulan dan menetapkan 110 event terbaik, salah satunya adalah Festival Danau Lindu tahun 2025 ini,” ujarnya.
Menurut dia, di Provinsi Sulawesi Tengah ada empat yang masuk KEN yakni Festival Danau Lindu, Festival Danau Poso, Tumbe dan Festival Teluk Tomini.
“Sulteng ini menjadi salah satu daerah yang kaya dengan berbagai event, sehingga kami yakin dapat memberikan dampak luar biasa dan positif bagi pengembangan pariwisata khususnya di Sigi,” tuturnya.
Sebagai informasi Festival Danau Lindu dirancang sebagai ruang apresiasi budaya yang menggabungkan seni tradisional, potensi wisata alam, serta kekuatan komunitas lokal.