Banjir Luapan Sungai Cidurian Rendam Perumahan Taman Cikande Setinggi 2 Meter

Banjir Luapan Sungai Cidurian Rendam Perumahan Taman Cikande Setinggi 2 Meter

Banjir di Perumahan Taman Cikande (foto: dok ist)

Perumahan Taman Cikande di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, dilanda banjir akibat luapan Sungai Cidurian. Banjir setinggi 1–2 meter ini merendam sepuluh RT di dua RW berbeda dan memengaruhi 222 kepala keluarga (KK).

Banjir yang terus meningkat sejak Rabu (14/1) siang, membuat aktivitas warga lumpuh total. Banyak warga terpaksa menggunakan perahu rakitan untuk beraktivitas dan mengungsi sementara barang berharga serta perabotan rumah tangga dibawa ke tempat lebih aman.

Ketua RW 03 Perumahan Taman Cikande, Victor Silaen, mengatakan, ketinggian banjir akibat luapan Sungai Cidurian sejak minggu ini terus meluas hingga merendam sepuluh RT di dua RW. 

Sebagian warga terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudara karena belum adanya tenda pengungsian,” kata Victor, Rabu (14/1/2026).

Warga memprediksi banjir ini dapat berlangsung hingga sepekan ke depan dan berharap adanya solusi dari pemerintah agar peristiwa serupa tidak terulang.

Mencuat Isu Kriminalisasi Nadiem, Pakar Hukum: Prematur, Buktikan di Persidangan

Mencuat Isu Kriminalisasi Nadiem, Pakar Hukum: Prematur, Buktikan di Persidangan

Nadiem Makarim

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim tengah menjalani persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook. Namun, muncul narasi kriminalisasi.

Pakar hukum Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menilai tudingan tersebut terlalu dini atau prematur. “Kriminalisasi atau bukan nanti dilihat pemeriksaan alat bukti melalui keterangan saksi, ahli, surat-surat dan keterangan terdakwa,” ujar Fickar, dikutip Selasa (13/1/2026).

Ia menekankan masyarakat sebaiknya tidak terpengaruh opini di luar persidangan. Sidang eksepsi, menurut Fickar, hanya menilai aspek formal dakwaan, bukan menentukan bersalah atau tidaknya terdakwa. 

Jika diterima, eksepsi hanya berdampak pada perbaikan dakwaan atau kewenangan pengadilan, bukan pembebasan terdakwa. Soal pernyataan Nadiem di persidangan terkait alasan awal enggan menjadi menteri karena sudah sukses dan latar belakang keluarga antikorupsi. Menurut Fickar, masuk dalam pembelaan diri, bukan eksepsi. 

“Alat bukti saja belum diperiksa, saksi belum didengar, sehingga belum bisa meminta dibebaskan atau menyatakan telah terjadi kriminalisasi,” ujarnya.

Fickar mengatakan, soal dakwaan JPU mengenai dugaan konflik kepentingan, bahwa tindak pidana korupsi mensyaratkan perbuatan melawan hukum yang menguntungkan diri sendiri atau pihak lain serta merugikan keuangan negara. Adapun dugaan keterkaitan pengadaan dengan kerja sama PT AKAB akan diuji sebagai fakta hukum di persidangan.

“Hal-hal inilah yang justru akan dibuktikan melalui pemeriksaan alat bukti dari keterangan saksi, ahli, surat dan terdakwa, baru kemudian diputus bersalah atau tidak,” katanya.

GPA dan Polri Kolaborasi untuk Pemulihan Bencana Sumatera

GPA dan Polri Kolaborasi untuk Pemulihan Bencana Sumatera

Personel Polri Bersihkan Sisa Lumpur Banjir Bandang Sumatera

Pemulihan pasca bencana banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menjadi salah satu fase paling krusial.  Bahkan pemerintah telah membuat Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana

Hal inilah yang mendorong Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) menggelar malam tasyakuran, munajat, dan doa bersama untuk korban bencana Sumatera sekaligus menjadi puncak perayaan HUT ke-85 GP Al Washliyah.

“Kami merasakan penderitaan saudara-saudara kita. Semoga Allah Ta’ala memberikan kekuatan dan ketabahan, dalam waktu dekat kami akan laksanakan Baksos Pemulihan untuk saudara kita di Pulau Sumatera,”ujar Ketua Umum GPA H. Aminullah Siagian, Minggu (11/1/2026).

Dikatakan Amin, kehadiran Wadir Sosbud Baintelkam Polri, Kombes Dally Achmad Mutiara, yang mewakili Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menjadi bukti eratnya kolaborasi antara GPA dan Polri.

“Polri adalah sahabat GP Al Washliyah, dan kami berkomitmen untuk terus bekerja sama,” tegas Aminullah.

Wadir Sosbud Baintelkam Polri, Kombes Dali, mengatakan, sinergitas ini diharapkan semakin memperkokoh persatuan, memperkuat moralitas, dan menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.

“GP Al Washliyah membuktikan diri bukan hanya sebagai pelopor gerakan kepemudaan, tetapi juga sebagai penggerak nilai-nilai kemanusiaan,” pungkasnya.

Prabowo Dorong Percepatan Kampung Nelayan, Serap 17.550 Tenaga Kerja

Prabowo Dorong Percepatan Kampung Nelayan, Serap 17.550 Tenaga Kerja

Mensesneg Prasetyo Hadi (foto: dok ist)

 Presiden Prabowo Subianto meminta agar pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), serta program pembuatan kapal-kapal tangkap ikan terus dipercepat. Hingga saat ini, kedua program tersebut telah mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja.

Bapak Presiden memang benar-benar menghendaki kita semua bekerja dengan jauh lebih cepat lagi, terutama di beberapa bidang yang bersifat penciptaan lapangan pekerjaan dan padat karya. Contohnya, beliau meminta percepatan pembangunan kampung-kampung nelayan dan program pembuatan kapal-kapal tangkap ikan,” ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, Jumat (9/1/2026).

Selain membuka lapangan kerja, pembangunan KNMP dan penyediaan kapal tangkap ikan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

“Beliau ingin program-program tersebut segera dilaksanakan karena selain bersifat padat karya, juga dapat meningkatkan produksi protein dari sektor perikanan, sehingga asupan protein bagi seluruh rakyat dapat meningkat,” kata Prasetyo.

Berdasarkan keterangan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pembangunan KNMP di 65 lokasi telah menyerap sebanyak 17.550 tenaga kerja, dengan rata-rata 270 orang di setiap daerah.

Retrovibes Guncang eL Hotel Bandung pada Perayaan Malam Tahun Baru 2026

Retrovibes Guncang eL Hotel Bandung pada Perayaan Malam Tahun Baru 2026

Perayaan malam tahun baru di eL Hotel Bandung. (Foto: dok el Hotel Bandung)

Malam Tahun Baru di eL Hotel Bandung tahun ini benar- benar istimewa. Dengan tema 90’s yang diusung melalui acara bertajuk Bandung Retrovibes, para tamu yang hadir dimanjakan dengan kombinasi sempurna antara hiburan, kuliner, dan retro yang kental. Bertempat di Amartapura Grand Ballroom, acara ini menjadi momen tak terlupakan yang sukses menyambut pergantian tahun dengan meriah.

Kemeriahan Acara

Dari awal hingga akhir, Bandung Retrovibes menghadirkan pengalaman yang memikat hati. Acara dimulai dengan iringan musik dari Sugar Ice Band, yang membuka malam dengan suasana santai namun elegan.

Para tamu menikmati alunan lagu-lagu bertema 90’s sembari menikmati hidangan special berbalut Gala Dinner. Saat malam semakin larut, suasana berubah menjadi semakin hangat dengan penampilan luar biasa dari Saung Angklung UDJO menambah nuansa tradisional dengan irama angklung yang harmonis, membuat malam semakin mempesona.

Momen yang paling dinantikan adalah penampilan dari The Dance Company, bintang utama malam itu. Lagu-lagu romantis mereka, seperti Papa Rock and Roll, Aku Lelakimu & Coba kau Bayangkan, sukses membawa para tamu ke dalam nostalgia.

Suara penonton yang ikut bernyanyi bersama memenuhi ballroom, menciptakan momen emosional yang sangat berkesan. Ketika jarum jam menunjukkan pukul 00.00, suasana romantis memuncak dengan countdown bersama, disertai sorakan dan kebahagiaan yang meluap.

Sidang Nadiem Gunakan KUHAP Baru, Hakim hingga Kuasa Hukum Sepakat

Sidang Nadiem Gunakan KUHAP Baru, Hakim hingga Kuasa Hukum Sepakat

Sidang perdana Nadiem Makarim (Foto: Okezone)

Sidang pembacaan dakwaan terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim, dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Kemendikbudristek digelar pada Senin (5/1/2026).

Dalam persidangan tersebut, majelis hakim, jaksa penuntut umum (JPU), dan kuasa hukum terdakwa sepakat menggunakan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

Ketua Majelis Hakim Purwanto S. Abdulla menjelaskan, sidang pembacaan dakwaan sejatinya dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025. Namun, lantaran Nadiem tidak dapat hadir, persidangan sempat ditunda sebanyak dua kali hingga akhirnya digelar pada Januari 2026, saat KUHP dan KUHAP baru telah resmi berlaku.

Karena berada dalam masa peralihan, hakim kemudian meminta pandangan dari kedua belah pihak terkait aturan hukum yang akan digunakan.

“Oleh karena itu, sebelum kita lanjutkan, supaya kita sama pemahamannya, karena ini masa peralihan, kami ingin menanyakan tanggapan ataupun sikap dari penasihat hukum dengan berlakunya KUHAP dan KUHP,” ujar Purwanto di persidangan.

Arus Balik Nataru, Penumpang Tiba di Terminal Kampung Rambutan Naik 40 Persen

Arus Balik Nataru, Penumpang Tiba di Terminal Kampung Rambutan Naik 40 Persen

Arus Balik Nataru, Penumpang Tiba di Terminal Kampung Rambutan Naik 40 Persen (Ari Sandita)

 Kawasan Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Sabtu (3/1/2026) ini ramai penumpang yang datang maupun hendak berangkat. Setidaknya, sudah ada kenaikan 40 persen penumpang yang tiba saat arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini.

“Jadi untuk arus balik, kita mengumpulkan data dari pukul 00.00 dini hari malam sampai jam 10 tadi pagi, kita menerima kedatangan bus sekitar 31 kendaraan dengan jumlah penumpang sekitar 210 orang,” ujar Komandan Regu Terminal Kampung Rambutan, Asroza Yanuar pada wartawan, Sabtu (3/1/2025).

Menurutnya, jumlah tersebut meningkat 40 persen dibandingkan hari biasa, meski belum begitu signifikan. Tak hanya jumlah penumpang kedatangan yang ramai, jumlah penumpang yang hendak berangkat dari Terminal Kampung Rambutan juga masih cukup ramai.

Itu karena, kata dia, banyak masyarakat yang berlibur di Jakarta selama momen Nataru berniat kembali ke kampung halamannya masing-masing. Namun, jumlahnya tidak begitu signifikan dibandingkan saat menjelang libur Nataru kemarin.

“Itu adanya keramaian penumpang, khususnya penumpang yang arus balik juga yang dari daerah ke kota, itu khususnya Sumatera, Padang, Palembang, dan Lampung. Jadi mereka habis liburan di Jakarta selama liburan Nataru dan hari ini mereka kembali ke daerah,” tuturnya.

Macet Horor di Kawasan Ragunan, Polisi Tutup Jalan Harsono RM

Macet Horor di Kawasan Ragunan, Polisi Tutup Jalan Harsono RM

Macet Horor di Kawasan Ragunan, Polisi Tutup Jalan Harsono RM

Kawasan Taman Margasatwa Ragunan (TMR) dipadati pengunjung pada libur tahun baru, Kamis (1/1/2026). Jalan Harsono RM pun ditutup sementara imbas macet parah menuju ke Ragunan.

Pantauan Okezone, Jalan Harsono RM menuju ke Ragunan dilakukan penutupan oleh kepolisian. Khususnya untuk kendaraan roda empat kecuali Transjakarta.

Sedangkan kendaraan sepeda motor masih bisa melintasi jalanan tersebut. Penutupan dilakukan di Lampu Merah Kementerian Pertanian.

Sementara, kendaraan dari arah Pejaten Village ataupun Jalan TB Simatupang tak bisa masuk ke Jalan Harsono RM.

Penutupan ini dilakukan sementara waktu untuk mengurai arus lalu lintas yang macet di Jalan Harsono RM yang hendak ke Taman Margasatwa Ragunan.

Sebabnya, sejak dari pintu masuk utama Kebun Binatang Ragunan itu sampai ke lampu merah Kementerian Pertanian mengalami kemacetan parah.

Petugas kepolisian tampak berjaga di lokasi penutupan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dan memberitahu pengendara.

Polri Tangkap 946 Koruptor Sepanjang Tahun 2025, Selamatkan Uang Negara Rp2,3 Triliun

Polri Tangkap 946 Koruptor Sepanjang Tahun 2025, Selamatkan Uang Negara Rp2,3 Triliun

Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono

Polri telah menangani ratusan kasus korupsi di sepanjang tahun 2025.  Polri juga membongkar 200 kasus penyelundupan dengan jumlah total tersangka sebanyak 247 orang.

“Nilai barang bukti total Rp30 Miliar,” kata Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono mengungkapkan dalam kegiatan rilis akhir tahun di Gedung Rupatama, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).

Sementara itu, Kortas Tipidkor sepanjang tahun 2025 telah mengungkap kasus dugaan pidana korupsi sebanyak 410 perkara.

Dari jumlah ratusan kasus yang diungkap itu, Kortas Tipidkor menangkap 946 orang tersangka. “Jumlah aset yang diselamatkan Rp2,3 Triliun,” ujar Syahar.

“Pengungkapan ini juga sejalan dengan program Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto,”pungkasnya. 

Polri Fokus Kirim Alat Berat untuk Buka Jalur Terisolasi Akibat Bencana Sumatera

Polri Fokus Kirim Alat Berat untuk Buka Jalur Terisolasi Akibat Bencana Sumatera

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo

Polri akan berfokus untuk menyediakan alat berat di daerah terdampak bencana Sumatera. Alat berat tersebut nantinya digunakan untuk membuka jalur-jalur yang terputus.

Demikian diutarakan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo saat berkunjung ke Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Minggu (28/12/2025).

“Fokus utama kami adalah penyediaan alat berat untuk mempercepat pembukaan akses,” ujar Komjen Dedi.

Menurutnya, pemulihan akses jalur darat akan membantu penanganan pascabencana. Dengan demikian, masyarakat terdampak bencana akan lebih mudah mendapatkan bantuan.

“Jika akses dapat segera dibuka, maka jalur logistik akan semakin lancar,” sambung mantan Kadiv Humas Polri tersebut.

Saat ini, kata Dedi, telah ada lima unit ekskavator yang beroperasi untuk membuka akses-akses yang rusak dihantam bencana. Dedi mencontohkan sejumlah jembatan yang rusak akibat banjir sudah bisa dipulihkan dengan dukungan alat berat ini.

“Alhamdulillah dengan dukungan Bapak Bupati, Kapolres, dan seluruh pihak terkait, jembatan-jembatan yang rusak sudah mulai diperbaiki sehingga akses semakin lancar,” jelas dia.

Dedi juga menyebut penguatan bantuan di wilayah terdampak bencana dibutuhkan hingga menjelang bulan suci Ramadan. Hal ini mengingat dampak bencana cukup besar di sejumlah wilayah.